Mengenal 10 Jenis Sistem Operasi Komputer Terpopuler

Kamu pastinya sudah tidak asing lagi dengan dua contoh sistem operasi berikut: Windows dan macOS. Keduanya merupakan jenis sistem operasi yang lumrah dijumpai menyokong kinerja komputer dan laptop masa kini.

Tapi, tahukah kamu?

Bukan cuma Windows dan macOS, faktanya terdapat jenis-jenis sistem operasi lainnya yang tak kalah populer digunakan di era serba canggih seperti sekarang. Apa saja macam-macam sistem operasi tersebut? Yuk, kita kenalan lebih lanjut dengan bagian penting dari komputer yang satu ini.

Pengertian Sistem Operasi

Apa itu sistem operasi? Operating system (OS) atau sistem operasi adalah sejenis perangkat lunak yang bertindak sebagai penghubung antarmuka antara komponen komputer utama yaitu brainware, software (perangkat lunak komputer) dan hardware (perangkat keras komputer) (Sumber: Wikipedia).

Setiap komputer umumnya ditunjang dengan satu sistem operasi, di mana tujuan sistem operasi tersebut dipasang adalah untuk memungkinkan komputer menjalankan program lain. Aplikasi seperti browser, games, dan masih banyak lainnya lagi membutuhkan sokongan sistem operasi supaya berjalan dengan baik.

Sistem operasi membantu kamu sebagai pengguna untuk berkomunikasi dengan komputer tanpa perlu mengetahui bagaimana cara berbicara dalam bahasa komputer. Keren, bukan?

Jadi, mustahil bagi pengguna komputer untuk mengoperasikan piranti tersebut (atau bisa juga menggunakan smartphone) tanpa didukung adanya sistem operasi yang jelas.

Lalu, darimana sistem operasi pertama di dunia berasal?

Mulanya, OS pertama kali dikembangkan pada akhir tahun 1950-an untuk mengelola penyimpanan pita kaset. Lab penelitian milik General Motors menerapkan sistem operasi pertama buatannya pada awal dekade tersebut untuk IBM 701 yang mereka gunakan.

Selanjutnya, di pertengahan dekade berikutnya, sistem operasi mulai dikembangkan dengan disk. Di penghujung tahun 1960-an, versi pertama operating system dari Unix pun dikembangkan.

Sistem operasi pertama yang dirilis oleh Microsoft diberi nama “DOS”. Pengertian DOS adalah Disk Operating System. DOS dibuat pada tahun 1981 dengan membeli perangkat lunak 86-DOS dari sebuah perusahaan teknologi di Seattle.

Windows, salah satu operating system paling populer saat ini, muncul pertama kali pada tahun 1985 ketika GUI dikembangkan untuk selanjutnya dipasangkan dengan MS-DOS. Sejak saat itu, Windows terus disempurnakan hingga menjadi sistem operasi serba bisa seperti yang kita kenal sekarang.

Fungsi Sistem Operasi

Ada segudang jenis-jenis sistem operasi dan fungsinya yang memperlancar kinerja komputer, namun yang paling krusial di antara semuanya yakni bagaimana sistem operasi mampu mengontrol baik hardware maupun software sekaligus.

Fungsi tersebut mencakup pengelolaan perangkat keras, baik yang memberikan input maupun output. OS menggunakan driver yang disediakan oleh produsen hardware untuk menjalankan tugas ini.

Adanya driver memungkinkan perintah dari masing-masing hardware tersebut dapat diterima dan diteruskan. Inilah mengapa keyboard, mouse, desktop, kartu grafis, dan semua komponen lain yang merupakan bagian dari komputer dapat berfungsi dengan baik.

Fungsi operating system yang selanjutnya yakni terkait pengelolaan software.

Saat kamu mengunduh software tertentu secara online, kamu biasanya akan disajikan dengan beberapa pilihan sistem operasi yang berbeda. Nah, opsi-opsi ini menunjukkan betapa pentingnya pemrograman aplikasi terkait dengan spesifikasi sistem operasi yang dimiliki.

Sistem komputer dasar memiliki antarmuka yang mengatur terjalinnya komunikasi dengan aplikasi individu. Hal ini memungkinkan terjadinya sebuah hubungan yang responsif antara perintah yang dimasukkan melalui perangkat mouse dan keyboard serta keluaran yang diterima oleh pengguna.

Fungsi Sistem Operasi secara umum:

  1. Penghubung antara komponen komputer utama
  2. Mengontrol kinerja hardware dan software
  3. Mengatur dan mengelola software
  4. Mengatur dan mengelola hardware
  5. Menterjemah bahasa pemrograman dalam bentuk grafis
  6. Menjalankan perintah dasar yang ada pada komputer
  7. Mengoptimalkan peran komputer

Macam-Macam Operating System

Macam-macam operating system dapat ditentukan berdasarkan cara kerjanya. Beberapa di antaranya yaitu:

1. Batch Operating System

Beberapa komputer memerlukan proses yang amat panjang sebelum akhirnya menuntaskan suatu perintah. Untuk mempercepat proses yang memakan waktu tersebut, pekerjaan dengan jenis dan kebutuhan yang sama dikumpulkan sebagai satu golongan serta dijalankan secara bersamaan.

Inilah cara kerja operating system berbasis batch.

Pengguna sistem operasi yang satu ini tidak pernah berinteraksi langsung dengan komputer. Dalam jenis operating system ini, setiap pengguna mempersiapkan pekerjaannya secara offline terlebih dahulu sebelum mengirimkannya ke operator komputer.

2. Distributed Operating System

Sistem operasi dengan model terdistribusi mengandalkan banyak prosesor yang terletak di beberapa mesin yang berbeda untuk menyediakan komputasi yang sangat cepat kepada penggunanya.

3. Mobile Operating System

Mobile operating system atau sistem operasi seluler ialah OS yang dirancang khusus untuk smartphone, tablet, dan piranti lainnya. Contoh dari beberapa OS yang digunakan di smartphone adalah jenis sistem operasi Android, iOS, dan BlackBerry.

4. Multi-Tasking/Time-Sharing Operating systems

Pada operating system ini, cara kerjanya yang berdasarkan time-sharing memungkinkan orang-orang yang ada di terminal yang berbeda untuk bisa menggunakan satu sistem komputer di waktu yang bersamaan.

Istilah time-sharing sendiri merujuk pada waktu pengolahan dari prosesor atau CPU yang dibagi di antara banyak pengguna.

5. Network Operating System

Sistem operasi ini berjalan pada jaringan server. Hal tersebut menjadikan OS tersebut berkemampuan untuk mengelola data, pengguna, grup, keamanan, aplikasi, serta fungsi jaringan lainnya.

6. Real Time OS

OS ini mempunyai interval waktu yang sangat kecil untuk memproses dan menanggapi input di satu waktu yang sama. Contohnya yang paling terkenal yaitu sistem perangkat lunak untuk pangkalan militer dan luar angkasa.

Jenis-Jenis Sistem Operasi dan Contohnya

Terdapat sedikitnya sepuluh jenis sistem operasi komputer yang digunakan oleh publik saat ini, yaitu:

1. CentOS

jenis sistem operasi CentOS

CentOS adalah software gratis dengan sifat open-source yang dirancang atas manajemen platform yang kuat. OS ini sempurna bagi para developer yang mendambakan sistem operasi sederhana dan program aplikasi yang digunakan untuk membantu mereka menuntaskan pekerjaan-pekerjaan seputar coding dan pemrograman.

Kelebihan Sistem Operasi CentOS:

  • Kompatibel dengan Red Hat
  • Support jangka panjang
  • Infrastruktur berbasis komunitas
  • OS Freeware yang didukung resmi oleh CPanel

Kekurangan Sistem Operasi CentOS:

  • Tampilan sedikit kurang menarik
  • Kurangnya dokumentasi secara khusus

2. Chrome OS

jenis sistem operasi chrome OS

Chrome OS adalah perangkat lunak rancangan Google dengan basis kernel Linux. Karena asalnya merupakan turunan dari versi gratis sistem operasi Chromium, Chrome OS menggunakan browser web Google sebagai antarmuka pengguna utamanya. Operating system ini mendukung aktivitas aplikasi web dengan baik.

Kelebihan Sistem Operasi Chrome OS:

  • Mudah digunakan bagi para pengguna komputer yang baru
  • Open Source
  • Sangat ringan
  • Daya tahan baterai efisien
  • Support Android

Kekurangan Sistem Operasi Chrome OS:

  • Dukungan software tidak lengkap
  • Penyimpanan kecil
  • Tidak diperuntukkan khusus untuk gaming

3. Debian

Sistem Operasi Debian

Debian dirancang sebagai salah satu jenis sistem operasi Linux berbasis kernel dan bersifat open-source yang bisa diunduh secara gratis oleh penggunanya.

Hadir dengan lebih dari 59.000 paket, Debian merupakan OS yang telah dikompilasi dan dibundel dalam format yang ringkas. OS inipun mudah di-install dan menawarkan tampilan antarmuka yang sederhana.

Kelebihan Sistem Operasi Debian:

  • Super stabil
  • Free software
  • Open Source
  • Sistem operasi cross platform
  • Sistem pemeliharaan berbasis program “APT” yang canggih

Kekurangan Sistem Operasi Debian:

  • Siklus pengembangan distro lambat
  • Repositori besar
  • Sulit dikonfigurasi saat install pertama kali

4. Deepin

Sistem Operasi Deepin

Deepin adalah jenis sistem operasi open source selanjutnya yang dirancang berdasarkan elemen-elemen terstabil dari Debian. Deepin dilengkapi dengan DDE atau Deepin Desktop Environment yang dikembangkan pada QT. OS ini menerima banyak pujian berkat tampilannya yang berestetika tinggi dan interface yang atraktif.

Kelebihan Sistem Operasi Deepin:

  • Tampilan yang menarik
  • Sudah built in crossover untuk aplikasi milik Microsoft
  • Support driver printer dan VGA terbaru

Kekurangan Sistem Operasi Deepin:

  • Sharing file sedikit sulit
  • Repositori lambat

5. Fedora

jenis sistem operasi Fedora

Fedora adalah OS berbasis Linux yang membagikan fitur-fitur open source dari Ubuntu bertujuan untuk profit. Fedora sendiri merupakan operating system yang dapat diandalkan dan ramah pengguna, menjadikannya sistem operasi yang ideal untuk laptop dan PC apapun.

Baik pelajar, pengguna komputer rumahan, maupun profesional yang bekerja di lingkup perusahaan, semuanya tidak perlu ragu dalam memercayakan Fedora sebagai sistem operasi bagi perangkat keras mereka.

Kelebihan Sistem Operasi Fedora:

  • Sistem keamanan yang bagus
  • Distro yang banyak fitur dan aman
  • Sulit ditembus virus
  • Include dengan LibreOffice

Kekurangan Sistem Operasi Fedora:

  • Multimedia yang kurang secara default
  • Tidak sestabil kompetitor yang lain

6. FreeBSD

jenis sistem operasi FreeBSD

FreeBSD adalah perangkat lunak open-source berbasis UNIX yang disebarluaskan secara gratis. OS ini cocok digunakan untuk berbagai platform di mana fokus utamanya terletak pada kecepatan dan stabilitas.

Bagian yang paling menarik dari software ini adalah asal mula sejarah penciptaannya. FreeBSD diciptakan oleh sebuah komunitas besar yang tergabung ke dalam jaringan mahasiswa Universitas California.

Kelebihan Sistem Operasi FreeBSD:

  • Sulit ditembus virus
  • Mudah dioptimisasi
  • Multiuser
  • Cukup stabil untuk database
  • Open Source

Kekurangan Sistem Operasi FreeBSD:

  • Penggunaan masih textbase
  • Tidak support untuk ISA-plug-and-play-card
  • Kurangnya pemakai yang mencari bug

7. macOS

Sistem Operasi MacOS

Bisa dibilang bawah selama beberapa tahun terakhir macOS telah menjelma menjadi sistem operasi yang paling dicari-cari oleh banyak orang. macOS dicintai penggunanya karena perkembangannya seiring waktu yang tidak pernah luput dalam menyertakan fitur-fitur inovatif.

Sekarang, Apple mengizinkan penggunanya untuk mendapatkan OS ini dan seluruh versi upgrade-nya secara cuma-cuma. Keputusan tersebut pun disambut dengan suka cita. Langkah ini dianggap telah meringankan banyak beban penggunanya yang rela membayar mahal demi sebuah perangkat Apple.

Kelebihan Sistem Operasi macOS:

  • Cocok untuk designer dan developer
  • Keamanan yang tinggi
  • Terintegrasi dengan produk Apple
  • User friendly
  • Mampu membaca file system Windows
  • Fitur Time Machine (Backup)

Kekurangan Sistem Operasi macOS:

  • Harga mahal
  • Kurang cocok untuk gaming
  • Tidak open source

8. Solaris

jenis sistem operasi solaris

Sun Microsystems pertama kali mengembangkan Solaris, sistem operasi berbasis UNIX, pada pertengahan tahun 1990-an. Namanya berubah menjadi “Oracle Solaris” di tahun 2010 setelah Oracle mengakuisisi perusahaan tersebut.

Solaris dikenal atas skalabilitisnya serta beberapa fitur lain yang menjadikannya sebuah OS terpercaya, seperti adanya Dtrace, ZFS, dan Time Slider.

Kelebihan Sistem Operasi Solaris:

  • Sistem restore mirip dengan Windows
  • Sistem file stabil
  • Adanya virtualisasi
  • Open Source

Kekurangan Sistem Operasi Solaris:

  • Driver pada hardware masih terbilang kurang
  • Mahal untuk versi berbayar

9. Ubuntu

ubuntu operating system

Salah satu jenis sistem operasi yang dapat digunakan oleh banyak pengguna adalah Ubuntu.

Ubuntu merupakan sistem operasi berbasis Linux lainnya yang dilengkapi dengan semua fitur yang kamu cari dari sebuah operating system. OS ini gratis untuk diunduh, digunakan, dan dibagikan oleh siapa saja, dan faktor tersebut sendiri menjadikan Ubuntu sebagai sistem operasi yang patut kamu perhitungkan.

Ubuntu didukung oleh Canonical, sebuah perusahaan perangkat lunak kelas dunia yang menyediakan sistem operasi tersebut untuk umum.

Kelebihan Sistem Operasi Ubuntu:

  • Aman terhadap virus
  • Open source
  • Aplikasi bawaan termasuk lengkap
  • User Interface yang menarik
  • Software center yang bagus

Kekurangan Sistem Operasi Ubuntu:

  • Tidak cocok untuk gaming
  • Membutuhkan adaptasi yang lebih untuk digunakan

10. Windows

windows operating system

Jenis sistem operasi Windows merupakan kumpulan OS paling populer di daftar ini. Kamu juga tentu akrab dengan sistem operasi yang satu ini karena ketenarannya. Mulai dari Windows 95 hingga Windows 10 yang paling anyar, Windows telah menjadi operating system yang mendunia.

Pendahulunya, seperti yang telah disinggung sedikit di awal, PC-DOS dan Microsoft DOS termasuk dalam jenis-jenis sistem operasi Windows.

Windows sendiri merupakan OS yang ramah digunakan bagi siapa saja, terhitung oleh pemula sekalipun. Ia juga mengeksekusi setiap perintah yang diberikan pengguna dengan cepat. Versi terbarunya dilengkapi dengan lebih banyak fitur pengaman bawaan untuk menjaga data-data kamu agar tetap aman.

Kelebihan Sistem Operasi Windows:

  • Cocok untuk gaming
  • User Interface yang bagus
  • Mendukung banyak software
  • User friendly
  • kompatibilitas
  • Mudah dalam proses instalasi

Kekurangan Sistem Operasi Windows:

  • Rawan diserang virus
  • Harga lumayan mahal
  • Closed source
  • Sistem keamanan lemah

Penutup

Tak ayal lagi, operating system merupakan salah satu elemen penting yang tidak bisa dipisahkan dari komputer. Berkatnya, seluruh pekerjaan manusia bisa teratasi dengan mudah. Dari sekian banyak jenis sistem operasi yang ada, kamu dapat memilah dan memilih mana yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.

Leave a Comment